Selasa, 04 Januari 2011

Side Job as PROLETARIAN

what a day..

hariku selalu aq mulai dengan bangun tergesa..seakan2 bangun di tengah2 suasana perang (i wish not for good)..selalu bangun kesiangan! meskipun malemnya sudah diniatin utk bangun pagi..but, at the morning, stlh subuhan pasti tiduran lg..walhasil harus bangun2 dg tergesa2 utk segera berangkat kerja..

but eniwe, meskipun bangunnya kesiangan ..seandainya g ada kewajiban utk segera berangkat kerja..tentunya g perlu bangun dengan tergesa2 yak (in english : gendadapan )

so..why should i have a job that requires me to wake in early morning..and the answer always make me to ask another question, do i have another choice?

bekerja di perusahaan swasta..sekalipun itu perusahaan asing, tetap aja status qt karyawan..di tengah rame2nya ajakan2 untuk jadi pengusaha, an entrepreneur, kadang membuat aq jadi berpikir..cenderung berpikir keras bahkan (hard thing to do, i swear you..hehe)..aq pengen berhenti kerja dan buka usaha...but, im not ready yet..

jadi keinget lagunya the beatles " a hard day's night"..

"It's been a hard day's night, and I been working like a dog
It's been a hard day's night, I should be sleeping like a log"
...

kerja dan kerja dan kerja,,,

kl menurut karl marx..kelas pekerja tu cukup ekstrim dikelaskan ke kelompok PROLETAR, Yeah..we are proletarian, check this out nukilan dari wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Proletariat)


Istilah proletar dalam ilmu sosiologi sebenarnya bukan barang baru lagi saat Karl Marx pertama kali merujuknya sebagai salah satu kelas proletar. Kelas ini sebenarnya sudah banyak muncul sebagai sebuah rujukan kelas dengan nama-nama yang berbeda. Dalam artian Karl Marx proletar adalah masyarakat kelas kedua setelah kelas kapitalis yang hidup dari gaji hasil kerjanya

dan awal mulanya dl..kelas proletar digunakan untuk mendeskripsikan orang tanpa kekayaan; istilah ini biasanya digunakan untuk menghina. Di era Roma Kuno penamaan ini memang sudah ada dan bukan hanya orang tanpa kekayaan saja, melainkan juga kelas terbawah masyarakat tersebut.

kembali ke pengertian proletar menurut Karl,
Dalam pemikiran Karl Marx, ini adalah kelas kedua dalam stratifikasi sosial yang ia ciptakan. Proletar adalah kelas yang menerima gaji oleh kelas pertama yaitu kelas majikan. Mereka bekerja guna memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Sedang kelas majikan bekerja dengan mencari untung atau laba. Kelas Proletar sering menjadi target eksploitasi para majikan yang berorientasi kapitalis ini


seiring berjalannya waktu, mungkin pengertian dr Karl itu sedikit luntur..namun pengelompokannya tetap jelas, proletar menerima gaji dari kelas pertama yaitu SANG MAJIKAN, Sedang kelas majikan bekerja dengan mencari untung atau laba.

Dari pengertian ini kembali membuatku berpikir mengenai buka usaha sendiri, an entrepreneur..status pengusaha akan memindahkan kita dari kelas proletarian menjadi majikan.. but, aq rasa aq blm bisa sepenuhnya lgsg pindah...mungkin aq mulai dengan menyambinya dl..side job!
asyiknya dari seorang majikan..qt bebas mengatur waktu, bebas menentukan kaum proletar di bawah qt yg mau qt beri rejeki dg memperkerjakannya..

bnyk yg msh bs dibahas mengenai entrepreneurship ini..majikanship ini! next post maybe..

Salam Majikan


wanna know more about a hard day`s song..check the lyric

Tidak ada komentar:

Posting Komentar